YLKI: Lawan Debt Collector yang Tak Sopan!

JAKARTA – Masyarkat yang menjadi korban kekerasan baik fisik maupun verbal oleh penagih utang kartu kredit atau debt collector disarankan untuk melawan dan tidak tinggal diam. Peneliti Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Indah Sukmaningsih menyarankan nasabah segera melaporkan bank yang bersangkutan ke Bank Indonesia jika debt collector-nya menggunakan cara-cara yang tak pantas.
 
“Harus berani, lawan dan laporkan ke BI kalau dia sudah melakukan cara-cara tidak baik,” katanya kepada okezone, Senin (4/4/2011).
 
Berdasarkan data YLKI, kekerasan oleh debt collector sebenarnya kerap terjadi sejak dulu. Namun, kasusnya tidak terlalu banyak diangkat media massa seperti peristiwa pembunuhan oleh debt collector Citibank terhadap Sekretaris Jenderal Partai Pemersatu Bangsa Irzan Octa pekan lalu.
 
Indah menjelaskan, kekerasan ini merupakan akibat persaingan bank yang semakin tajam. “Semakin tajam persaingan bank ya kekejaman sama konsumennya semakin tajam juga,” ujarnya.
 
Ke depan, menurut Indah, Bank Indonesia sangat perlu membikin aturan mengenai hak dan kewajiban debt collector. Misalkan melarang mereka masuk seenaknya ke rumah orang atau mengancam nasabah yang menunggak pembayaran.
 
“Itu kan sudah melanggar HAM juga. Ini perlu diatur agar konsumen mendapatkan proteksi dari tindakan tak sewajarnya dari para debt collector,” katanya. (abe)

(hri) – okezone

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: