Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) telah menerima sebanyak 105 laporan masalah kartu kredit periode Januari-Februari 2012

Ada 14 bank penerbit kartu kredit yang dilaporkan ke YLKI, yakni HSBC, Bank Permata, Citibank, Bank Danamon, Bank Central Asia (BCA), BNI, Bank Mandiri, ANZ, Bank Mega, Bank Internasional Indonesia (BII), UOB Buana, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Standard Chartered, dan CIMB Niaga. Citibank tercatat paling banyak bermasalah dengan 17 kasus, Bank Mega 15 kasus, menyusul HSBC dan UOB Buana dengan 11 kasus.

Tagihan dan pembobolan adalah masalah yang paling dominan. Ada nasabah yang terdaftar padahal tidak pernah melakukan registrasi. Akibatnya mereka harus membayar tagihan. Hal ini terjadi karena penyalahgunaan data nasabah oleh tim marketing untuk mengejar target penyaluran kartu kredit.

Masalah lain adalah cara-cara penawaran kartu kredit melalui pesan singkat atau telepon yang kerap mengganggu nasabah. Tentang masalah pembobolan, YLKI menilai bahwa perbankan harusnya melakukan konfirmasi kepada debitur bila terjadi transaksi dalam jumlah besar. Penggunaan jasa pihak ketiga atau debt collector yang tidak sesuai etika juga  menjadi keluhan.

Difi Ahmad Johnsyah selaku Kepala Biro Humas BI, seperti yang dirilis kontan, menanggapi bahwa BI akan mempelajari laporan permasalahan nasabah dan bank penerbit kartu kredit oleh YLKI ini. Jika perlu, regulator akan mengadakan mediasi. Bila memang bank terbukti melakukan kesalahan, BI akan menegur atau menindak. “Kalau nasabah dirugikan, adukan saja banknya ke Direktorat Investigasi dan Mediasi Perbankan (DIMP).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: